Skip to content

Masjid Raya Cinere, Depok

December 8, 2010

Rindangnya pepohonan memberikan kesejukan tersendiri bagi bangunan masjid yang ada di kawasan perumahan yang terletak di selatan Jakarta ini. Terlebih, bentuk bangunan dua lantai ini memiliki bukaan hampir pada seluruh sisinya. Hal ini kami rasakan sendiri ketika menyambanginya untuk sholat dhuhur pada pertengahan Oktober lalu saat hendak bersilaturahim ke rumah teman di Meruyung, Sawangan, Depok.

Adalah Masjid Raya Cinere (MRC), nama yang tertulis di pintu gerbangnya. Saat memarkirkan kendaraan, seorang petugas keamanan dengan ramah menyambut kami. Tak menunggu lama, kami pun langsung menuju ke area wudhu yang ada di sisi timur tepat di bawah tangga –yang menghubungkan halaman dengan ruang utama sholat. Ya, ruang sholat utama ada di lantai dua. Sementara, lantai dasar sepertinya digunakan untuk keperluan pertemuan, meski tampak pula beberapa jamaah yang menunaikan sholat di ruangan ini. Karena memang, ruangan ini pun digunakan sebagai ruang sholat tambahan ketika jamaah membludak semisal pelaksanaan sholat jumat atau hari raya tentunya.

Pada ruang sholat utama –yang dihampari karpet warna hijau tua pada sekira lima shaf terdepan, sisanya hamparan karpet warna senada bermotif sajadah— ornamen kayu begitu mendominasi setiap sisinya. Meski pada sisi kiblatnya dibalut dengan batu alam berupa marmer warna putih abu-abu, aksen kayu pada dinding itu kian mempermanis. Seperti ukiran kayu berupa kaligrafi yang membentangkan di atas mihrab serta partisi, jendela kayu hingga kap lampu pun semuanya berbahan kayu. Hawa sejuk terasa, begitu semilir angin masuk lewat partisi serta ventilasi. Selain itu pengelola pun menyediakan kipas angin di beberapa titik.

Untuk menuju ruang sholat utama yang ada di lantai dua, bisa diakses melalui tangga utama dari halaman depan masjid. Selain itu, bisa diakses melalui tangga yang ada di sisi kanan dan kiri pojok timur masjid ini. Tangga ini merupakan akses dari area wudhu yang ada di sisi kanan untuk jamaah wanita dan sisi kiri untuk jamaah pria. Ruang sholat untuk jamaah wanita sendiri terletak di belakang bagian tengah yang dibatasi dengan partisi kayu.

Area wudhu sendiri disetting dengan rapi dengan sistem oneway. Artinya, jamaah masuk dan keluar ruang wudhu melalui pintu yang berbeda. Dimana ketika usai berwudhu maka, jamaah harus keluar mengikuti alur yang sudah ditentukan. Sehingga tidak menimbulkan tabrakan antara jamaah. Selian bersih dan terawat dengan baik, area wudhu ini pun dilengkapi dengan toilet.

Jadi, bagi saudara-saudaraku yang tengah melintas di jalan raya Cinere-Limo menuju Depok jika memang waktu sholat telah masuk dan hendak menunaikan ibadah sholat, sekaligus rehat sejenak, maka tak usah ragu-ragu untuk memarkirkan kendaraannya di halaman samping masjid ini. Lokasi masjid sendiri jika dari arah Mal Cinere sekira 3 km –tepat menjelang SPBU yang ada di tengah-tengah jalur tersebut—  berada di sisi kiri. Dari kejauhan pun menara kubah kecil masjid ini sudah terlihat, sehingga memudahkan untuk menemukannya. Semoga membantu.

Catatan: Terakhir kami menyambangi masjid ini pada pertengahan Oktober lalu.

Advertisements
2 Comments leave one →
  1. apip al-pian permalink
    December 24, 2011 8:33 PM

    alloh berfirman berrapih-rapih lah kamu bila hendak ke masjid.

    • November 15, 2012 9:17 AM

      terimakasih atas kunjungannya dan mohon maaf baru balas… terimakasih atas taushiahnya… salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: