Skip to content

Masjid Annur, Pancoran, Jakarta

December 8, 2010

Masjid ini merupakan pengembangan dari bangunan musholah sebelumnya. Hal ini ditegaskan prasastri yang terdapat di dinding depan. Tak hanya itu, bangunan baru yang menyatu dengan bangunan lama jelas terlihat, meski dibalut warna senada. Bangunan baru sendiri berada di sisi barat sementara bangunan lama di tengah-tengah menghadap ke timur dengan teras yang cukup luas.

Bangunan baru yang menjadi ruang sholat utama ini dikelilingi dengan dinding kaca yang tinggi berupa jendela. Ventilasi berbentuk kubah pun berderet mengelilingi dinding bagian atas sisi kanan kirinya. Tak heran bila, masjid ini tampak lapang, terang dan bermandikan cahaya matahari. Pada dinding sisi barat (kiblat) dilapisi batu alam, granit warna krem yang menghangatkan. Sementara lantainya dihampari permadani warna hijau muda dengan motif garis warna hijaunya –sebagai penegas shaf— mempermanis paduan warna yang ada.

Ruang sholat utama ini bisa diakses dari sisi kanan, kiri dan belakang. Pun dengan ruang sholat untuk jamaah wanita yang ada di sisi belakang selain bisa di akses melalui pintu samping, juga bisa melalui sisi depan. Meski bangunan ini dilengkapi dengan banyak bukaan berupa jendela dan ventilasi pada sekeliling temboknya –guna memberi kesejukan, terlebih saat teriknya matahari— pengelola juga melengkapinya dengan kipas angin di beberapa titik. Area tempat wudhu sendiri ada di sisi kanan sisi barat, yang dilengkapi dengan toilet. Area wudhu juga dapat ditemui di sisi kanan dan kiri bagian teras depan.

Masjid yang berada di jalan Pancoran Timur ini, tak hanya disambangi penduduk sekitar masjid, tapi kerap pula disambangi para pengendara yang melintas saat waktu sholat tiba. Termasuk penulis, sekiranya telah merasakan kenyamanan masjid ini ketika beberapa kali melintas kawasan tersebut. Bagi pengendara tentunya bisa memarkirkan kendaraan di sisi kanan masjid ini –yang merupakan jalan masuk ke pemukiman. Pun dengan pengendara motor, pengelola masjid pun telah menyiapkan lahan parkir yang dijaga.

Nah, bagi pengendara maupun para musafir yang tengah melintasi kawasan jalan Pancoran Timur bisa memanfaatkan keberadaan masjid ini untuk menunaikan ibadah sholat, sekaligus rehat sejenak. Tenang, bagi yang merasa dahaga bisa menikmati aneka jajanan kaki lima baik yang mangkal maupun pedagang yang tengah melintas di kawasan ini. Posisi masjid sendiri ada di sisi kiri jika dari arah Pancoran menuju Kalibata atau Cawang. Semoga membantu.

Catatan: Masjid ini terakhir disambangi pada akhir September lalu.

Advertisements
No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: