Skip to content

Masjid Sahid Nurul Iman, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta

July 27, 2010

Apa yang dilakukan oleh pengelola hotel ini patut diacungi jempol. Pasalnya, tak hanya memoles tampilan lama hotelnya saja, tapi berikut dengan beragam fasilitasnya. Salah satunya adalah fasilitas ibadah bagi kaum muslim yakni masjid atau musholah –dalam ukuran kecil. Ya, ketika melakukan peliputan di hotel Grand Sahid Jaya (dulu Sahid Jaya) ini, saya pribadi dikejutkan dengan kehadiran bangunan masjid baru di kawasan hotel tersebut. Sebelumnya, masjid yang tersedia ada di bagian belakang area parkir, namun kini masjid lama itu sudah tak digunakan lagi berpindah ke bangunan baru yang tentunya lebih modern dari segi arsiteknya, pun lebih megah dari segi tampilannya.

Adalah Masjid Sahid Nurul Iman, nama yang ditabalkan pada masjid berlantai dua ini. Di lantai bawah pada bagian depan (kiblat) terdapat kolam yang dilengkapi dengan air mancur. Dimana posisi mimbar/imam terbuka dan menjorok ke kolam tersebut. Tentu saja, desain ruang yang baru pertama kali saya lihat dan memberi daya tarik tersendiri. Pun dengan lengkungan pada bagian sisi kiblat yang membelah kolam dan seakan membingkai kaligrafi kalimat tauhid yang ada di dinding masjid bagian barat. Sebagian besar masjid ini dikelilingi dengan ‘tembok’ kaca sehingga pencahayaanya begitu natural. Meski memang di beberapa sisi dinding beton tetap dihadirkan. Sementara lantai dua, seakan mengikuti lengkungan pada sisi kiblatnya, lantainya membentuk letter U mengikuti void yang mengarah pada kubah yang ada di bagian tengah –yang dihiasi dengan ornamen kaligrafi yang ciamik.

Pada ruang sholat terhampar karpet bermotif  sajadah warna hijau, sementara pada shaf pertama, tepat di belakang imam sekira cukup untuk 8 orang, terhampar sajadah warna merah. Sementara di lantai dua hanya terhampar karpet serupa sekira dua shaf saja di sisi belakang –yang bisa diakses dari tangga yang ada di sisi belakang atau samping kanan.

Masjid yang baru diresmikan sekira bulan Maret 2010 lalu ini, dilengkapi dengan beragam fasilitas selain tata cahaya yang memanfaatkan cahaya alam, serta banyaknya bukaan pada setiap sisinya sehingga sirkulasi udara pun optimal. Meski demikian, pengelola pun melengkapinya dengan kipas angin, tentunya hal ini untuk sekedar mengurangi hawa panas ketika siang hari karena ‘dinding kaca’ yang terpapar matahari.

Untuk fasilitas tempat bersuci, yang ada di bagian belakang dan dipisah antara jamaah pria dan wanitanya. Fasilitas ini selain menyediakan kran wudhu yang memenuhi standar juga dilengkapi dengan toilet yang tak kalah mewahnya. Selain itu untuk memberikan kenyamanan jamaah, pengelola pun menyediakan tempat penitipan barang yang lumayan menampung banyak titipan.

Nah, kalo saudara tengah berkunjung ke hotel ini, atau sekitaran kawasan tersebut, tak ada salahnya untuk menyambanginya ketika waktu sholat telah masuk. Masjid ini  mudah untuk ditemui, jika dari lokasi masjid lama, di area parkir, maka masjid baru ini ada di bagian utara –yang tepat belakang sisi kanan atau tepat di belakang menara davinci.

Catatan: masjid ini terakhir disambangi saat menunaikan sholat jumat pada akhir Juni lalu.

Advertisements
No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: